Rabu, 14 Oktober 2009
BUMI
PLANET BERLIAN. Bumi adaklah salah satu dari 9 Planet dalam system TATA SURYA yang mengorbit Matahari. Bumi ini memang berbeda dengan Planet- planet lainnya, yang tampak seperti bola yang bercahaya. Susunan dari bumi sebagian besar tersusun atas 4 unsur kimia. Diantaranya : Besi, oksigen, silicon, dan magnesium. Dari jauh bumi ini tampak seperti berlian biru dan hijau yang mengapung di ruang angkasa. Bumi ini sebagian tampak biru karena bumi memiliki kandungan air yang sangat besar di Samudra. Sebagian lagi tampak hijau karena air itu mendukung kehidupan yang bisa di katakana sebagai daratan(pulau- pulau/ Negara- negara)
Durhaka kepada orang tua
Suatu kisah tentang Juraij, sosok pemuda shalih dari kalangan bani israil yang menjadi buah bibir kaumnya karena ketaatannya. Suatu ketika saat Juraij sedang shalat didalam mahrab, ibundanya memanggil. Hati Juraij pun berbisik penuh kebimbangan. “Ya Allah..! manakah yang harus ku pilih, shalatku ataukah ku jawab panggulan ibuku ?!”. Ia pun memilih meneruskan shalatnya. Rupanya sikap Juraij yang tidak menjawab panggilan ibundanya , membuat sang ibu kecewa dan marah. Akhirnya terucaplah sebait do’a dari kedua bibir ibunya, “ Ya Allah janganlah kau wafatkan Juraij sebelum ia bertemu dengan wanita pezinah”. Do’a sang ibu menjadi kenyataan. Juraij dituduh berzinah dengan seorang pelacur, hingga wanita itu melahirkan seorang bayi.
Hanya saja kuasa Allah membuat sang bayi mampu berbicara dan menjelaskan siapa sebenarnya ayah sang bayi. Juraij pun terbebas dari tuduhan berzinah.
Penuturan kisah diatas menunjukan betapa penting memperhatikan orang tua. Hanya dengan tidak menjawab panggilan sang ibu sudah sedemikian akibatnya. Untuk itu berhati- hatilah…..
Hanya saja kuasa Allah membuat sang bayi mampu berbicara dan menjelaskan siapa sebenarnya ayah sang bayi. Juraij pun terbebas dari tuduhan berzinah.
Penuturan kisah diatas menunjukan betapa penting memperhatikan orang tua. Hanya dengan tidak menjawab panggilan sang ibu sudah sedemikian akibatnya. Untuk itu berhati- hatilah…..
Rabu, 07 Oktober 2009
Gulluw di Sekitar Kita
Nasihat Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu
Alangkah indahnya wasiat salaf. Wasiat yang akan membimbing kita di dalam meniti jejak generasi terbaik umat ini. Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu berkata, “Demi Dzat Yang tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Dia, menegakkan As-Sunnah itu berada di antara dua kelompok. (Kelompok) yang ghuluw dan (kelompok) yang bersikap meremehkan. Maka bersabarlah kalian di dalam mengamalkan As-Sunnah, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa merahmati kalian. Sesungguhnya pada waktu yang lalu Ahlus Sunnah adalah golongan yang paling sedikit jumlahnya. Maka demikian pula pada waktu yang akan datang, mereka adalah golongan yang paling sedikit jumlahnya. Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang tidak mengikuti kemewahan manusia. Tidak pula mengikuti kebid’ahan manusia. Mereka senantiasa bersabar di dalam mengamalkan As-Sunnah sampai bertemu dengan Rabb mereka. Maka hendaknya kalian pun demikian.” (Syarah Ath-Thahawiyyah, 2/326)
Alangkah indahnya wasiat salaf. Wasiat yang akan membimbing kita di dalam meniti jejak generasi terbaik umat ini. Al-Imam Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu berkata, “Demi Dzat Yang tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Dia, menegakkan As-Sunnah itu berada di antara dua kelompok. (Kelompok) yang ghuluw dan (kelompok) yang bersikap meremehkan. Maka bersabarlah kalian di dalam mengamalkan As-Sunnah, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa merahmati kalian. Sesungguhnya pada waktu yang lalu Ahlus Sunnah adalah golongan yang paling sedikit jumlahnya. Maka demikian pula pada waktu yang akan datang, mereka adalah golongan yang paling sedikit jumlahnya. Ahlus Sunnah adalah orang-orang yang tidak mengikuti kemewahan manusia. Tidak pula mengikuti kebid’ahan manusia. Mereka senantiasa bersabar di dalam mengamalkan As-Sunnah sampai bertemu dengan Rabb mereka. Maka hendaknya kalian pun demikian.” (Syarah Ath-Thahawiyyah, 2/326)
Langganan:
Postingan (Atom)